WASTE MINIMISATION ON PRODUCTION PROCESSES OF BOTTLED DRINKING WATER USING GREEN LEAN SIX SIGMA APPROACH

  • Maria Ulfah Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa University
  • Kulsum Kulsum Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa University

Abstract

            PT Baros adalah perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan yang dalam proses produksinya terdapat cacat produk yang diakibatkan adanya waste sehingga terjadi limbah yang dihasilkan dari produk cacat tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menentukan waste, menghitung nilai DPMO dan nilai sigma, menentukan penyebab dominan rijek  produk, mengusulkan perbaikan pada proses produksi, dan mengusulkan untuk mengurangi potensi penyebab cacat pada produk air minum dalam kemasan cup 240 mL. Pendekatan Green Lean Six Sigma digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian, didapatkam waste tertinggi adalah waste defect. Tingkat sigma yang dicapai PT Baros 4,141 dengan nilai DPMO sebesar 4133,920. Berdasarkan diagram pareto diperoleh Critical to Quality (CTQ) yaitu bocor lid, lid miring, dan cup penyok. Kemudian dengan metode FMEA diketahui faktor penyebab ketiga jenis cacat tersebut. Perbaikan yang diusulkan  untuk mengatasi limbah yang dihasilkan antara lain dengan cara perusahaan melakukan kegiatan bersama-sama untuk membersihkan genangan air, serta menjual cup yang sudah tidak terpakai ke pemulung, sedangkan perbaikan proses produksi dengan mengurangi dan memperbaiki kegiatan yang termasuk waste. Mengurangi potensi kegagalan produksi diusulkan dengan cara memperbaiki bucket dan melakukan pemeliharaan, inspeksi bahan baku dari supplier, complain pada supplier, melakukan komunikasi yang baik dengan supplier terkait spesifikasi bahan baku, membuat SOP pemindahan material, meningkatkan pengawasan terhadap kinerja karyawan, dan memberi teguran pada pekerja yang kurang disiplin.

Kata kunci : CTQ, DPMO, FMEA, Waste

Published
2022-04-12