PEMULIHAN MINYAK SAWIT DARI SPENT BLEACHING EARTH DENGAN METODE EKSTRAKSI REFLUKS

  • Muslich
  • Sri Utami
  • Nastiti Siswi Indrasti

Abstract

Spent Bleaching Earth (SBE) merupakan limbah hasil pemucatan minyak yang mengandung 20-40% minyak sehingga perlu dilakukan pemulihan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh rasio bahan/pelarut terhadap rendemen dan mutu minyak serta mendapatkan perlakuan terbaik dalam proses ekstraksi minyak dari SBE. SBE yang digunakan berasal dari proses pemucatan crude palm oil (CPO) (bahan A) dan SBE dari proses pemucatan refined bleached deodorized palm oil (RDPO) yang telah disimpan selama tiga bulan (bahan B). Proses ekstraksi menggunakan metode refluks dengan pelarut heksan teknis selama 3 jam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktor tunggal dengan perlakuan rasio bahan SBE/pelarut (1:4, 1:6, 1:8) (b/v). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik sampel A memiliki kadar minyak 17,17%, kadar abu 31,27%, kadar volatil 33,49%, pH 3,21, dan kadar air 0,72%. Sampel B memiliki kadar minyak 38,28%, kadar abu 48,33%, kadar volatil 47,33%, pH 7,75, dan kadar air 1,00%. Rasio antara bahan sampel A terhadap volume pelarut mempengaruhi rendemen dan densitas minyak, sedangkan rasio antara bahan sampel B terhadap volume pelarut hanya mempengaruhi densitas minyak. Perlakuan terbaik untuk rasio bahan terhadap volume pelarut sampel A adalah 1:8 dengan menghasilkan rendemen minyak tertinggi 88,31%. Minyak yang dihasilkan memiliki bilangan asam 84,44 mg KOH/g, densitas 0,89 g/cm3, viskositas 4,91 cSt, dan bilangan iod 48,07 g iod/100 g. Rasio bahan terhadap volume pelarut terbaik untuk sampel B sebesar 1:8 dengan rendemen minyak tertinggi yaitu 75%. Minyak yang dihasilkan memiliki bilangan asam 2,77 mg KOH/g, densitas 0,87 g/cm3, viskositas 4,36 cSt, dan bilangan iod 40,61 g iod/100 g.

Keywords: extraction, palm oil, recovery, reflux, spent bleaching earth

Published
2020-07-13