PENENTUAN PENGARUH KUALITAS TANAH DAN AIR TERHADAP PRODUKSI TOTAL TAMBAK POLIKULTUR UDANG VANAME DAN IKAN BANDENG DI KABUPATEN LAMONGAN, PROVINSI JAWA TIMUR MELALUI APLIKASI ANALISIS JALUR

  • Erfan Andi Hendrajat Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Sulawesi Selatan
  • Erna Ratnawati Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Sulawesi Selatan
  • Akhmad Mustafa Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Sulawesi Selatan
Keywords: analisis jalur, tanah, air, tambak, Polikultur, Kabupaten Lamongan

Abstract

Produktivitas polikultur udang vaname dan ikan bandeng dipengaruhi oleh faktor kualitas tanah dan air tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung atau tidak langsung kualitas tanah dan air terhadap produksi total pada tambak polikultur udang vaname dan ikan bandeng di Kabupaten Lamongan dengan menggunakan analisis jalur. Penelitian dilaksanakan di kawasan tambak Kecamatan Glagah, Karangbinangun, Turi, Sukodadi, Karanggeneng, dan Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. Kualitas tanah ditetapkan sebagai peubah bebas dan eksogen; kualitas air sebagai peubah perantara, tergantung dan endogen; serta produksi total sebagai peubah tergantung dan endogen. Karakteristik lingkungan diketahui melalui aplikasi statistik deskriptif, sedangkan pengaruh faktor lingkungan diketahui melalui aplikasi analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi total tambak polikultur udang vaname dan ikan bandeng di Kabupaten Lamongan dipengaruhi secara nyata oleh 2 peubah dari 15 peubah kualitas tanah dan 2 peubah dari 11 peubah kualitas air. Peubah kualitas tanah meliputi pHKCL tanah dengan pengaruh langsung sebesar 0,314 dan Al tanah sebesar -0,426, sedangkan peubah kualitas air meliputi DO dengan pengaruh langsung sebesar -0,367 dan pH air sebesar -0,245 terhadap produksi total.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-11-01