ANALISIS KETERPAPARAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG AKIBAT AKTIVITAS PARIWISATA DI PULAU MENJANGAN TAMAN NASIONAL BALI BARAT

  • Mutia Ismi Febrianti Coastal Resources Management Graduated Program, Diponegoro University, Semarang, Central Java
  • Frida Purwanti Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Semarang, Central Java
  • Agus Hartoko Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Semarang, Central Java

Abstract

Pulau Menjangan merupakan bagian dari wilayah Taman Nasional Bali Barat (TNBB), secara fisik termasuk pulau yang unik karena memiliki luas hanya 175 Ha, tidak berpenduduk dan memiliki sebaran terumbu karang yang merata di sekeliling pulau. Aktivitas pariwisata merupakan aktivitas utama yang dilakukan di pulau ini. Terpaparnya ekosistem terumbu karang oleh aktivitas pariwisata secara berlebih tanpa adanya batasan akan mengganggu ekosistem terumbu karang di suatu wilayah. Tujuan penelitian untuk mengetahui beberapa unsur serta nilai terpaparnya ekosistem terumbu karang oleh aktivitas wisata serta unsur alamiah yang menjadi ancaman kerusakan terumbu karang. Penelitian ini difokuskan pada 4 titik lokasi snorkeling menggunakan pendekatan teori kerentanan (vulnerability) dengan parameter keterpaparan yaitu jumlah pengunjung, kepadatan Acanthaster planci, tinggi gelombang, kedalaman, pH, suhu, tipe substrat perairan serta pasang surut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah perairan Pulau Menjangan berpotensi keterpaparan dari berbagai unsur, yaitu unsur alami dan unsur lain seperti aktivitas pariwisata. Nilai keterpaparan yang didapat dari wilayah perairan Pulau Menjangan TNBB adalah 1,5 yang termasuk dalam tingkat keterpaparan rendah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-04-01