PEMANFAATAN CITRA SPOT-7 UNTUK PEMETAAN DISTRIBUSI LAMUN PADA ZONA INTERTIDAL DAN PENDUGAAN KEDALAMAN PERAIRAN PULAU WAWONII

  • Syamsul Bahri Agus Institut Pertanian Bogor
  • Nunung Noer Aziizah Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor
  • Tarlan Subarno Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor
  • Adriani Sunudin Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor

Abstract

Diantara peran penting habitat lamun di lingkungan perairan laut adalah sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut. Ketersediaan informasi spasial padang lamun masih terdapat kekurangan yang besar, sehingga perlu terus dikembangkan metode maupun kegiatan pemetaan ekosistem padang lamun. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi spasial sebaran lamun di Pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara, termasuk informasi kedalaman perairan khususnya lokasi dimana lamun ditemukan tumbuh di lokasi ini. Data utama yang digunakan adalah citra multispektral SPOT-7 dengan resolusi spasial 6m. Transformasi citra menjadi data kedalaman dilakukan menggunakan algoritma rasio kanal, adapun untuk sebaran lamun diperoleh melalui klasifikasi terbimbing dengan menerapkan algoritma MLH pada pendekatan berbasis piksel. Kedua metode yang diterapkan menggunakan informasi lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari beberapa sumber sebagai acuan dalam melakukan pengolahan citra digital. Kajian difokuskan pada sisi Barat dan Utara Pulau Wawonii, khususnya di perairan Kecamatan Wawonii Barat, Wawonii Utara, dan Wawonii Timur Laut. Hasil klasifikasi citra satelit menghasilkan sebaran lamun di sepanjang sisi Pulau yang menjadi fokus kajian dengan ketebalan yang berbeda. Zona persebaran lamun sangat ditentukan oleh kedalaman perairan, dimana lamun di Pulau ini umumnya ditemukan pada kedalaman kurang dari 2 m.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-11-01