PERBANDINGAN KELIMPAHAN MAKROZOOBENTOS DI EKOSISTEM LAMUN PADA SAAT BULAN PURNAMA DAN PERBANI DI PULAU PANGGANG KEPULAUAN SERIBU JAKARTA

  • Iswandi Wahab Postgraduet Marine Science IPB Bogor. Departemen of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science. Bogor Agricultural University.
  • Hawis Madduppa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK-IPB, Bogor
  • Mujizat Kawaroe Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK-IPB, Bogor

Abstract

Makrozoobentos merupakan salah satu organisme yang keberadaannya banyak terdapat di ekosistem lamun. Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan kelimpahan individu dan spesies makrozoobentos di bulan purnama dan perbani, melihat korelasi kepadatan makrozoobentos dengan penutupan lamun, dan mengetahui kontribusi spesies makrozoobentos pada habitat lamun. Penelitian ini dilakukan di pulau panggang dengan 3 stasiun pengamatan makrozoobentos di ekosistem lamun pada bulan Maret dan April 2016. Pengambilan data makrozoobentos di lamun secara sistematis menggunakan metode transek kuadran 1x1 m dan corer berdiameter 10 cm untuk infauna. Menganalisis nilai kerapatan, tutupan lamun dan kelimpahan makrozoobentos. Analisis data statistik kelimpahan makrozoobentos menggunakan uji ANOVA, korelasi kepadatan makrozoobentos dengan tutupan lamun menggunakan regresi linear sederhana dan kontribusi spesies pada bulan purnama dan perbani menggunakan analisis SIMPER. Hasil penelitian didapatkan tidak adanya perbedaan nyata kelimpahan individu makrozoobentos di bulan purnama dan perbani. Sedangkan spesies didapatkan perbedaan nyata yang signifikan. Korelasi positif antara kepadatan makrozoobentos dengan tutupan lamun dibulan purnama, sedangkan pada bulan perbani berkorelasi negative. Analisis SIMPER menunjukan kontribusi spesies makrozoobentos tertinggi di tiap-tiap stasiun di bulan purnama dan perbani adalah spesies Cerithium salebrosum. Kesimpulan kepadatan spesies makrozoobentos menunjukkan perbedaan nyata di bulan purnama dan perbani, namun tidak pada kelimpahan individu.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-04-01