Potensi daun kumis kucing dalam meningkatkan hematopoiesis pada kondisi kerusakan ginjal

  • Aryani Satyaningtijas IPB University
  • Joko Pamungkas Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Siti Sa’diah Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Ietje Wientarsih Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Trioso Purnawarman Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Rini Madyastuti Purwono
  • Khoirun Nisa Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Radhitya Aryo Nugroho Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Cresensia Rara Hadiyanti Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
  • Ronald Tarigan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University
Keywords: eritrosit, etilen glikol, ginjal, kumis kucing, leukosit

Abstract

Kerusakan ginjal berdampak pada proses eritropoiesis karena ginjal merupakan organ utama penghasil eritropoietin (EPO). Tanaman kumis kucing secara turun-temurun sudah digunakan untuk pengobatan gangguan saluran kemih, hipertensi, dan diabetes mellitus. Tanaman ini diketahui mengandung berbagai zat aktif yang bersifat nefroprotektif, seperti flavonoid, tannin, saponin, phenol, serta terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi tanaman kumis kucing untuk memperbaiki profil eritosit pada kondisi kerusakan ginjal yang diinduksi oleh etilen glikol. Sebanyak 35 ekor tikus galur Sprague Dawley jantan berumur 7 bulan dibagi ke dalam 7 kelompok perlakuan dengan pemberian etilen glikol dan atau ekstrak kumis kucing dengan lama permberian yang berbeda. Pemberian ekstrak daun kumis kucing mampu meningkatkan jumlah eritrosit pada tikus serta menekan penurunan jumlah eritrosit saat dan setelah pemberian etilen glikol. Selain itu, pemberian ekstrak kumis kucing juga mampu menurunkan jumlah leukosit serta rasio neutrofil: limfosit yang meningkat akibat induksi etilen glikol. Ekstrak kumis kucing memiliki potensi untuk memperbaiki proses eritropoiesis dan menekan peradangan pada kasus kerusakan ginjal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-11-20
Section
Penelitian / Research