Precautionary Approach dalam Pengelolaan Sumberdaya Ikan Tongkol (Euthynnus affinis, Cantor 1849) di Perairan Selat Sunda

  • Vera Ardelia Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
  • Mennofatria Boer Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
  • Yonvitner Yonvitner Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor

Abstract

Ikan tongkol adalah ikan pelagis yang memiliki nilai ekonomis dan ekologis penting. Upaya penangkapan ikan tongkol selama delapan tahun terakhir juga telah melebihi upaya optimum. Untuk menjamin kelestarian sumberdaya ikan pelagis tersebut, perlu dilakukan suatu upaya pengelolaan. Pendekatan kehati-hatian perlu dilakukan dalam rangka pembangunan berkelanjutan di bidang perikanan untuk memastikan bahwa eksploitasi perikanan ke depan masih tetap bekelanjutan. Dalam upaya pemanfaatan yang memperhatikan pendekatan kehati-hatian dengan model kriteria, diperoleh nilai rata-rata skor ikan tongkol sebesar 1,41 dengan kategori potensi keberlanjutan sedang. Dengan demikian, secara keseluruahan ikan tongkol sebagai kelompok ikan yang hidup bergerombol mempunyai potensi keberlanjutan sedang sampai tinggi. Dapat dijelaskan bahwa secara keseluruhan kondisi populasi tergolong sedang dengan status stok populasi yang sebagian terganggu sehingga populasi keberlanjutan menjadi sedang

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-03-23
How to Cite
Ardelia, V., Boer, M., & Yonvitner, Y. (2018). Precautionary Approach dalam Pengelolaan Sumberdaya Ikan Tongkol (Euthynnus affinis, Cantor 1849) di Perairan Selat Sunda. Journal of Tropical Fisheries Management, 1(1), 33-40. https://doi.org/10.29244/jppt.v1i1.20151