Tingkat Kerentanan Ikan Tembang (Sardinella fimbriata, Valenciennes 1847 ) dari Kegiatan Penangkapan dan Potensi Keberlanjutandi Perairan Selat Sunda

  • Riska Puspita Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
  • Mennofatria Boer Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
  • Yonvitner Yonvitner Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor

Abstract

Hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata) mengalami peningkatan dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dapat menimbulkan kerentanan sediaannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerentanan ikan tembang (S. fimbriata) dari tekanan penangkapan berdasarkan produksi tangkapan di perairan Selat Sunda. Penelitian dilakukan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuan, Banten pada bulan Mei hingga September 2016. Hasilnya diketahui ikan tembang termasuk kelompok ikan herbivora dengan tingkat trofik sebesar 2,01. Nilai intrinsic vulnerability catch ikan tembang dari semua alat tangkap sebesar 161,20 tertinggi di antara delapan ikan pelagis yang ada. Hasil ini menjelaskan bahwa ikan tembang memiliki kerentanan yang tinggi karena aktivitas penangkapan. Alat tangkap yang memberikan risiko kerentanan yang tinggi adalah payang. Tekanan penangkapan yang tinggi juga diikuti pola eksploitasi yang tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-03-23
How to Cite
Puspita, R., Boer, M., & Yonvitner, Y. (2018). Tingkat Kerentanan Ikan Tembang (Sardinella fimbriata, Valenciennes 1847 ) dari Kegiatan Penangkapan dan Potensi Keberlanjutandi Perairan Selat Sunda. Journal of Tropical Fisheries Management, 1(1), 17-23. https://doi.org/10.29244/jppt.v1i1.20149