Strategi Pengembangan Usaha Kapal Wisata Berbasis Model Bisnis Kanvas di Pulau Pahawang Lampung

  • Sri Anggun Trans Retail Indonesia
  • M Hubeis Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB
  • M Sarma Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB
Keywords: kapal wisata, model bisnis kanvas, pengembangan usaha

Abstract

Industri pariwisata di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Potensi wisata bahari, diantaranya wisata kapal, wisata alam dan ekowisata, wisata pantai dan snorkling, serta wisata bawah laut telah menjadikan wisata bahari menjadi salah satu pilihan utama para wisatawan saat ini. Kapal Wisata sebagai bagian dari wisata bahari adalah salah satu alternatif pilihan berwisata di Indonesia. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah Komunitas Open Trip yang tujuannya menikmati wisata kapal khususnya di Pulau Pahawang Lampung melalui Travel organizer sebagai penghubung dengan usahawan kapal wisata lokal. Oleh karena itu, diperlukan suatu model bisnis yang tepat untuk mempercepat pengembangan bisnis usaha kapal wisata ini. Metode yang digunakan adalah memetakan kondisi usaha kapal wisata dengan model bisnis kanvas, kemudian melakukan analisis deskriptif, analisis kuantitatif yang terdiri dari matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Internal-External (IE), matriks Strengths, Weakneses, Opportunities & Threats (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP)  untuk perbaikan model bisnisnya di masa mendatang. Hasil perhitungan IFE 2.053 dan hasil perhitungan EFE 3.025, maka dipetakan pada matriks IE pengembangan usaha posisi nilai tersebut berada pada sel II, yang berarti tumbuh dan kembangkan. Hasil dari penentuan prioritas strategi dengan AHP terfokus kepada empat unsur bisnis model kanvas, yaitu saluran, hubungan pelanggan, mitra usaha kunci dan aktivitas kunci, sehingga perlu ditambahkan alternatif strategi baru yang lebih relevan dan spesifik menurut kebutuhan usaha kapal wisata pada saat ini dan mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bungin, N. 2011. Penelitian kulaitatif: Komunikasi, Ekonomi kebijakan public dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta (ID): Kencana.
David, F.R. 2009. Strategic Management, Concept and Case, edisi ke-12. New Jersey. Pearson Education.
Jack, A.S., S. Raharja, B. Suharjo. 2017. Strategi Pengembangan Usaha XYZ Supermarket Dengan Pendekatan Model Bisnis kanvas. Jurnal Manajemen IKM. Bogor (ID). IPB. 12(2): 194-204.
Nirwandar, S. 2014. Building WOW Indonesia Tourism and Creative Industry. Jakarta (ID). PT Gramedia Pustaka Utama
Osterwalder, A., Y. Pigneur. 2014. Business Model Generation (terjemahan). Jakarta (ID). PT. Elex Media Komputindo.
Osuna, A. 2007. Combining SWOT and AHP, Technique for Strategic Planning. Jounal Mana-gement of Business Management. 2(6): 12-25.
Pesonen, M., K. Mikko, K. Jyrki, Miika, H. Petri. 2001. Assesing the priorities using a'wot among resources management strategies the finish forest and park service. Forrest science.
Rangkuti, F. 2013. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis: Cara Perhitungan Bobot, Rating, dan OCAI. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama.
Published
2019-09-25
How to Cite
Wati, S. A. K., Hubeis, M., & Sarma, M. (2019). Strategi Pengembangan Usaha Kapal Wisata Berbasis Model Bisnis Kanvas di Pulau Pahawang Lampung. MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 14(2), 143-151. Retrieved from http://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jurnalmpi/article/view/33060
Section
Vol. 14 No. 2