Perbandingan Kumbung Model Baja Ringan dengan Kumbung Konvensional dari Bambu dalam Produksi Jamur Merang

  • Ahmad Rivano Tuwow Center for Alternative Disupute Resolution and Empowerment, Bogor Agricultural University

Abstract

Material bambu merupakan bahan konvensional yang digunakan dalam pembuatan kumbung untuk produksi jamur merang. Proses Sterilisasi pada produksi jamur merang yang mencapai 80o celcius menyebabkan material bambu mudah lapuk dikarenakan Melting Temperature dari material bambu yang berkisar 70-102o Celcius. Efek dari mudah lapuknya material bambu menyebabkan biaya produksi petani jamur merang tinggi untuk renovasi rutin kumbung. Untuk itu PT. Pertamina EP Asset 3 Subang Field menerapkan penggunaan bahan baja ringan dalam pembuatan rangka kumbung untuk mengurangi biaya produksi yang dihadapi oleh petani jamur merang pada jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui bagaimana perbandingan produktivitas dan analisis finansial antara penggunaan kumbung model baja ringan dan kumbung konvensional dalam pelaksanaan budidaya jamur merang. Hasil penelitian menujukkan penggunaan kumbung model berbahan baja ringan meningkatkan produksi jamur merang sebesar 31.67% dibandingkan produksi menggunakan kumbung konvensional berbahan dasar bambu dan peningkatan nilai penjualan hasil panen sebesar 25%.

Published
2019-05-30
How to Cite
Tuwow, A. R. (2019). Perbandingan Kumbung Model Baja Ringan dengan Kumbung Konvensional dari Bambu dalam Produksi Jamur Merang. Jurnal Resolusi Konflik, CSR Dan Pemberdayaan (CARE), 2(2), 1. Retrieved from http://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jurnalcare/article/view/26291