Persepsi Petani tentang Kompetensi Keujruen Blang di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh

Ikhsan ikhsan, Pudji Muljono, Dwi Sadono

Abstract


Keujruen blang adalah lembaga adat yang bergerak di bidang pertanian untuk membantu persoalan petani dalam pengelolaan kawasan persawahan, pembinaan masyarakat, pembangunan dan penyelesaian masalah-masalah dalam penyelenggaraan usaha pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat persepsi petani tentang kompetensi keujruen blang dalam pengembangan pertanian, (2) menganalisis hubungan karakteristik petani dan kegiatan penyuluhan dengan tingkat persepsi petani tentang kompetensi keujruen blang dalam pengembangan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode survei dan dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli 2017 di 10 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial (rank Spearman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kompetensi keujruen blang berada pada kategori tinggi. Hal tersebut dilihat dari: tata cara turun ke sawah, pengaturan pembagian air, koordinasi dengan pemerintah, mengkoordinasikan khanduri blang, dan pemberian teguran dan sanksi. (2) faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat persepsi petani tentang kompetensi keujruen blang dalam pengembangan pertanian adalah karakteristik petani (pengalaman usahatani, dan tingkat pendapatan) dan kegiatan penyuluhan (intensitas mengikuti penyuluhan, kesesuaian materi penyuluhan, kesesuaian media penyuluhan dan ketepatan metode penyuluhan).
Kata kunci: keujruen blang, kompetensi, penyuluhan, persepsi, petani



Keywords


keujruen blang, kompetensi, penyuluhan, persepsi, petani

Full Text:

PDF

References


Azwar. 2016. Persepsi dan partisipasi petani dalam pelaksanaan kegiatan rehabilitasi tanaman kakao di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Budiono P, Jahi A, Slamet M, Susanto D. 2006. Hubungan karakteristik petani tepi hutan dengan perilaku mereka dalam melestarikan hutan lindung di 12 Desa Provinsi Lampung. Jurnal Penyuluhan. 2(2): 44-52.

Ehrenberg RG, Smith RS. 1988. Modern Labor Economic: Theory and Public Policy. London (GB): Scott Foreman Company.

Hartati H, Amanah S, Sobari MP. 2005. Perilaku petambak dalam konservasi hutan mangrove di Desa Jayamukti Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Buletin Ekonomi Perikanan. 6(1): 13-36.

Manoppo CM. 2009. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Wanita Tani Dalam Usahatani Kakao (kasus di Kecamatan Palolo Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah). [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Mardikanto. 2009. Penyuluhan Pengembangan Pertanian. Surakarta (ID): Sebelas Maret University Pr.

_____. 2009. Redefinisi dan Revitalitas Penyuluhan Pembangunan. Bogor (ID): IPB Press.

_____. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Yogyakarta (ID): Sebelas Maret University Press.

Muljono P. 2007. Learning society, penyuluhan dan pembangunan bangsa. Jurnal Penyuluhan. 3(1): 52-62.

[PEMPROV]. Gubernur Aceh. 2008. Qanun aceh nomor 10 tahun 2008 tentang lembaga adat. Aceh (ID): Gubernur Aceh.

[PEMPROV]. Gubernur Aceh. 2008. Qanun aceh nomor 9 tahun 2008 tentang pembinaan kehidupan adat dan adat istiadat. Aceh (ID): Gubernur Aceh.

[PEMPROV]. Gubernur Aceh. 2011. Qanun aceh nomor 4 tahun 2011 tentang irigasi. Aceh (ID): Gubernur Aceh.

Pertiwi PR, Saleh A. 2010. Persepsi petani tentang saluran komunikasi usahatani padi. Jurnal Komunikasi Pembangunan. 08(2): 47-61.

Pulungan R. 2008. Pengaruh Metode Penyuluhan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Dokter Kecil Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah (PSN-DBD) di Kecamatan Helvetia tahun 2007. [tesis]. Medan (ID): Sekolah Pasca Sarjana. Universitas Sumatera Utara.

Putra AWS, Hariadi SS, Subejo. 2016. Peran keujreun blang terhadap perilaku petani dalam pengelolaan air pertanian di Nanggroe Aceh Darussalam. prosiding seminar nasional multi disiplin ilmu & call for papers unisbank (sendi_u) ke-2 tahun 2016. Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan, Sekolah Pascasarjana, Yogyakarta (ID): Universitas Gadjah Mada. Tersedia pada: http://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/sendi_u/article/view/4287/1291.

Sari N, Fatchiya A, Tjitropranoto P. 2016. Tingkat penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) sayuran di Kenagarian Koto Tinggi Kabupaten Agam Sumatera Barat. Jurnal Penyuluhan. 12(1): 15-30.

Sari N. 2016. Penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) sayuran di Kenagarian Koto Tinggi Kabupaten Agam Sumatera Barat. [tesis]. Bogor(ID): Institut Pertanian Bogor.

Sawerah S, Muljono P, Tjitropranoto P. 2016. Partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran lahan gambut di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal penyuluhan. 12(1): 89-102.

Saylor JG, Alexander WM. 1996. Curriculum Planning of Training. New York (US): Halt Reineheart & Winston, Inc.

Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil Pertanian Teori dan Aplikasi. Jakarta (ID): Rajawali Press.

Suherdi. 2014. Motivasi petani dalam usaha hutan rakyat Desa Cingambul Kabupaten Majalengka. [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sutiyah. 1990. Perempuan, Kerja dan Rumah Tangga. Yogjakarta (ID): Gadjah Mada University Pr.

Tahitu ME. 2015. Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Sagu dalam Meningkatkan Pemanfaatan Sagu di Maluku Tengah Provinsi Maluku [disertasi]. Bogor [ID]. Institut Pertanian Bogor.

Undang-undang. 2006. “Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan”. Tersedia di http://www.deptan.go.id; Internet; diakses pada tanggal 11/09/2017.

Van den Ban AW, Hawkins HS. 1999. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta (ID): Kanisius.

Wiraatmadja. 1990. Pokok-pokok penyuluhan pertanian. Jakarta (ID): Yasaguna.

Yulia, Sulaiman, Herinawati. 2012. Pemberdayaan fungsi wewenang keujreun blang di Kecamatan Sawang Aceh Utara. Jurnal Dinamika Hukum. 12(2): 369-378.

Yumi, Sumardjo, Gani DS, Sugihen BG. 2011. Model pengembangan pembelajaran petani dalam pengelolaan hutan rakyat lestari (Kasus di Kabupaten Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan. 8(3): 196-210.




DOI: https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i2.19207


Editorial Office

Jurnal Penyuluhan

PS Ilmu Penyuluhan Pembangunan
Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor
Kampus IPB Darmaga Bogor 16680 Jawa Barat Indonesia

Phone: +622518425252, Fax:+622518629227
Email: jurnalpenyuluhan@apps.ipb.ac.id


Lisensi Creative Commons
Jurnal Penyuluhan is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.