PEMANFAATAN PASTA LIMBAH KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT Eucheuma sp. SEBAGAI PUPUK PADA TANAH TERDEGRADASI

  • Basuki Wasis Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor
  • Pipih Suptijah Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Putri Septembriani Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor

Abstract

Limbah karagenan merupakan hasil samping dari pengolahan rumput laut merah kelas Rhodophyceae yang belum dimanfaatkan. Limbah karagenan ini diduga mengandung mineral yang dapat dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan limbah karagenan sebagai pupuk pasta organik pada semai jabon di tanah terdegradasi. Pupuk pasta organik merupakan campuran pupuk limbah
karagenan dengan pupuk kompos komersial dengan berbagai formula. Setiap formulasi diuji terhadap semai jabon dengan parameter tinggi, diameter, dan biomassa. Limbah karagenan mengandung kadar air yang tinggi dan memiliki berbagai unsur hara yang diperlukan tanaman, misalnya C, N, P, dan K. Tinggi, diameter, dan biomassa semai jabon terbaik didapat dengan penggunaan pupuk pasta limbah karagenan 85% dan kompos 15%. Tinggi semai jabon terbaik yaitu 8,72 cm dengan peningkatan terhadap kontrol sebesar 60,89%; adapun diameter semai jabon terbaik yaitu sebesar 0,067 cm dengan peningkatan terhadap kontrol sebesar 74,03%; serta biomassa sebesar 4,85 g/minggu. Perlakuan pupuk pasta limbah karagenan 100% dan pupuk pasta limbah
karagenan 85% dengan campuran kompos 15% dapat memperbaiki sifat fisik tanah terdegradasi. Kedua perlakuan tersebut dapat meningkatkan pH dan beberapa unsur hara dalam tanah walaupun belum memenuhi
standar tanah pada umumnya.
Published
2012-12-30