ANALISIS “MAXIMUM SUSTAINABLE YIELD” DAN “MAXIMUM ECONOMIC YIELD” MENGGUNAKAN BIO-EKONOMIK MODEL STATIS GORDON-SCHAEFER DARI PENANGKAPAN SPINY LOBSTER DI WONOGIRI

Moch. Prihatna Sobari, Diniah ,, Danang Indro Widiarso

Sari


Di Perairan Wonogiri terdapat sumberdaya spiny lobster yang potensial, namun belum pernah ada upaya untuk menilai besarnya potensi tersebut. Informasi tersebut penting agar eksploitasi spiny lobster di Perairan Wonogiri dapat berjalan optimal, baik secara biologi maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat eksploitasi spiny lobster yang optimal di Perairan Kabupaten Wonogiri. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri pada tanggal 5 – 26 Agustus 2004 dan 3 – 8 Februari 2005. Data dianalisis untuk menentukan produksi lestari perikanan tangkap, tingkat pemanfaatan sumberdaya spiny lobster dan bio-ekonomi model statis Gordon-Schaefer. Hasil penelitian menunjukkan spiny lobster di Perairan Wonogiri dihasilkan oleh 2 747 unit krendet dan 878 unit jaring hampar, dioperasikan oleh 304 orang. Maximum sustainable yield (MSY) spiny lobster di perairan tersebut adalah 1 251 kg dengan effort optimum 1 769 trip per tahun. Berdasarkan MSY tersebut, tingkat pemanfaatan sumberdaya spiny lobster pada tahun 2004 mencapai 64.89 % dengan effort 2 432 trip. Nilai maximum economic yield (MEY) 1 243 kg dengan effort 1 624 trip per tahun dan rente ekonomi yang diperoleh Rp 94 361 363.00. Perhitungan tersebut memberikan indikasi perlunya pengurangan effort sebanyak 808 trip pada tahun 2005 untuk pemanfaatan sumberdaya spiny lobster yang optimal, secara biologi dan ekonomi.

Kata kunci: model bio-ekonomi statis, MSY, MEY, spiny lobster, Perairan Wonogiri.

Teks Lengkap:

PDF (English)