Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia

  • Firman Fajar Sekolah Bisnis, Institut Pertanian Bogor Jl. Raya Pajajaran, Bogor 16151
  • Dedi Budiman Hakim Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor Jl. Kamper, Kampus IPB Dramaga Bogor 16680
  • Dwi Rachmina Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor Jl. Kamper, Wing 4 Level 5 Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680

Abstract

The natural resources and advanced technology nowadays have brought the world to international trade in which many countries get involved to another in order to sell or to buy something. International trade has many barriers and one of them is exchange rate. The main purpose of this research is to investigate the impact of exchange rate on the agricultural material manufactured export in Indonesia. In this research, export is influenced by destination of GDP’s country, price ratio, and exchange rate. The researcher used ordinary least square method to scrutinize the impacts of these variables in this research. The research on exports was divided into Indonesia's five largest export destination countries, namely, the People's Republic of China, Japan, India, USA and Singapore. Variable that has a significant effect for export to China is the ratio of the price that has a negative effect for Indonesian exports, and the exchange rates have significantly positive effect on Indonesian exports. Exports to India are influenced significantly by the exchange rate for Indonesia’s export and the ratio of export prices influence negatively to Indonesian exports. Exports to Japan are influenced significantly by the exchange rate positively while the price ratio has significantly negative influence. Variable with significant effect for export to the US is the ratio of the price that has a negative relationship, and variable that has a significant effect for export to Singapore is the ratio of the price that has a negative relationship.

Keywords: exchange rate, export, ordinary least square (OLS), manufactur, GDP


ABSTRAK

Sumber daya alam dan teknologi maju saat ini telah membawa dunia ke perdagangan internasional dengan banyak negara terlibat dengan negara lain untuk menjual atau membeli sesuatu. Perdagangan internasional memiliki banyak hambatan dan salah satunya adalah nilai tukar. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak nilai tukar bahan baku ekspor hasil pertanian di Indonesia. Dalam penelitian ini, ekspor dipengaruhi oleh tujuan negara PDB, rasio harga, dan nilai tukar. Peneliti menggunakan metode ordinary least square (OLS) untuk meneliti dampak dari variabel-variabel ini dalam penelitian ini. Penelitian ekspor dibagi ke dalam lima negara tujuan ekspor terbesar di Indonesia, yaitu Republik Rakyat Cina, Jepang, India, Amerika Serikat dan Singapura. Variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap ekspor ke China adalah rasio harga yang memiliki efek negatif terhadap ekspor Indonesia, dan nilai tukar secara signifikan berpengaruh positif terhadap ekspor Indonesia. Ekspor ke India dipengaruhi secara signifikan oleh nilai tukar untuk ekspor Indonesia dan rasio harga ekspor berpengaruh negatif terhadap ekspor Indonesia. Ekspor ke Jepang dipengaruhi secara signifikan oleh nilai tukar secara positif sementara rasio harga memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap ekspor ke AS adalah rasio harga yang memiliki hubungan negatif, dan variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap ekspor ke Singapura adalah rasio harga yang memiliki hubungan negatif.

Kata kunci: nilai tukar, ekspor, ordinary least square (OLS), manufaktur, PDB

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-05-22
How to Cite
FajarF., HakimD. B., & RachminaD. (2017). Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen (JABM), 3(2), 266. https://doi.org/10.17358/jabm.3.2.266