Berbagai siput sebagai inang antara cacing trematoda echinostoma revolutum di Bogor, Jawa Barat : 2. indoplanorbis exustus

Lili Zalizar, Simon He, Supan Kusumamihardja, Arie Budiman

Abstract


Infeksi mirasidia Echinostoma revolatum pada siput Indoplanorbis exustus yang dipelihara di laboratorium tidak menghasilkan larva infektif metaserkia. Sedangkan dari siput Indoplanorbis exustus yang dikoleksi dari sawah di desa Sindang Barang diperoleh larva infektif metaserkia. Kecocokan siput Indoplanorbis exustus sebagai inang antara Echinostoma revolutum berturut-turut 0.00% pada kondisi laboratorium dan 30.47% pada kondisi alamiah.

Metaserkia asal infeksi alamiah yang dikumpulkan dari siput Indoplanorbis exustus dan infeksi pada ayam menghasilkan cacing dewasa Echinostoma revolutum. Pada ayam perlakuan, rataan total infektivitas metaserkia hasil infeksi alamiah mencapai 4.67%


Full Text:

PDF