Budidaya Padi Organik dengan Waktu Aplikasi Pupuk Kandang yang Berbeda dan Pemberian Pupuk Hayati

  • Muchamad Hartanto IPB
  • Maya Melati

Abstract

Percobaan dilaksanakan di Cikarawang, Dramaga, Bogor dari bulan November 2012 hingga Maret 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang paling tepat dalam pemberian pupuk kandang dan pemberian pupuk hayati. Percobaan ini menggunakan rancangan percobaan secara split plot dan rancangan lingkungannya adalah Rancangan Kelompok Lengkap, terdiri atas 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor pertama, sebagai anak petak, adalah waktu aplikasi pupuk kandang ayam dengan 4 perlakuan yaitu, aplikasi pupuk kandang 10 ton/ha yang diberikan saat 2 minggu sebelum tanam, 10 ton/ha yang diberikan saat 4 minggu setelah tanam, 10 ton/ha yang diberikan saat 6 minggu setelah tanam, dan aplikasi bertahap 5 ton/ha yang diberikan saat 2 minggu sebelum tanam dan 5 ton/ha saat 4 minggu setelah tanam. Faktor ke-2, sebagai petak utama, adalah pemberian pupuk hayati dengan 2 perlakuan (dengan dan tanpa pupuk hayati). Produktivitas padi paling tinggi (5.04 ton GKG/ha) diperoleh dari perlakuan aplikasi bertahap 5 ton pupuk kandang /ha saat 2 minggu sebelum tanam dan 5 ton pupuk kandang /ha saat 4 minggu setelah tanam dengan tambahan pupuk hayati. Produktivitas tersebut tidak berbeda nyata dengan 4.72 ton GKG/ha akibat aplikasi 10 ton pupuk kandang/ha pada 2 minggu sebelum tanam, tanpa pupuk hayati.

Published
2014-01-10