Dampak Kebijakan Perberasan pada Pasar Beras dan Kesejahteraan Produsen dan Konsumen Beras di Indonesia

Edy Siswanto, Bonar Marulitua Sinaga, . Harianto

Abstract


Rice demand in Indonesia increases every year so it makes the big gap between production and consumption of rice. Excess demand is covered by rice import which causes domestic rice price responds the global rice price movements that harm both producers and consumers. So, the policy instruments that could reduce dependence on rice import and can provide benefits to producers and consumers of rice is very needed. The objectives of this study were to analyze the impact of rice policy on rice market and the welfare of rice producers and consumers. This study uses annual time series data and simultaneous equations model with two stages least squares method. The analysis showed that rice policy changes can influence condition of Indonesia’s rice market and that the increase in Government Purchase Price (HPP), agricultural credit, and fertilizer subsidy can improve the welfare of the producers and consumers.


Keywords


export, import, rice market, rice policy, welfare

Full Text:

PDF

References


Abidin MZ. 2015. Dampak Kebijakan Impor Beras dan Ketahanan Pangan dalam Perspektif Kesejahteraan Sosial. Jurnal Sosio Informa. 1(3): 213-230.

Akhmad. 2014. Dampak Kebijakan Tarif Impor Beras terhadap Surplus Produsen dan Konsumen. Jurnal Bappenas. 20(1): 14-31.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015. Laju Pertumbuhan Penduduk Indonesia. [internet]. [diunduh 2016 Juni 24]. Tersedia pada: https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1268.

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2016. Produksi Beras Indonesia [internet]. [diunduh 2016 Juni 24]. Tersedia pada: https://www.bps.go.id/site/resultTab.

Busnita SS. 2016. Rice Price Volatility, its Driving Factors and the Impact of Climate Chage on Paddy Production and Rice Price in Indonesia. Jurnal of Agricultural and Applied Economics. 41(2): 427-431.

Dabukke FBM, Iqbal M. 2014. Kebijakan Pembangunan Pertanian Thailand, India, dan Jepang serta Implikasinya bagi Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. 12(2): 87-101. https://doi.org/10.21082/akp.v12n2.2014.87-101

Edi, Sirojuzilam, Rahmanta. 2014. Analisis Integrasi dan Volatilitas Harga Beras Regional Asean terhadap Pasar Beras Indonesia. Jurnal Ekonomi. 17(2): 77-91.

Hidayat NK. 2012. Dampak Perubahan Harga Beras Dunia Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Indonesia pada Berbagai Kondisi Transmisi Harga dan Kebijakan Domestik. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. 8(1): 63-71.

Koutsoyiannis. 1977. Theory of Econometrics: An Introductory Exposition of Econometric Methods. Second Edition. London (EN): The MacMillan Press Ltd.

Mardianto S, Mewa A. 2004. Kebijakan Proteksi dan Promosi Komoditas Beras di Asia dan Prospek Pengembangannya di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. 4(2): 340-353.

Miranti A, Syaukat Y, Harianto. 2016. Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Agro Ekonomi. 34(1): 6780. https://doi.org/10.21082/jae.v34n1.2016.67-80

Musianto LS. 2002. Perbedaan Pendekatan Kuantitatif dengan Pendekatan Kualitatif dalam Metode Penelitian. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan. 4(2): 123-136.

Nuryanti S. 2005. Analisis Keseimbangan Sistem Penawaran dan Permintaan Beras di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi. 23(1): 71-81. https://doi.org/10.21082/jae.v23n1.2005.71-81

Office of the United States Trade Representative. 2015. Re: Comments Regarding the 2015 National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers [internet]. [diunduh 2016 April 27]. Tersedia pada: https://www.usarice.com/docs/defaultsource/trade-policy/usa-rice-nte-2015-submission.pdf?sfvrsn=2.

Rahmasuciana DY, Darwanto DH, Masyhuri. 2015. Pengaruh Pengadaan Beras dan Oprasi Pasar terhadap Harga Beras dalam Negeri. Jurnal Agro Ekonomi. 26(2): 129-138. https://doi.org/10.22146/agroekonomi.17266

Riyadi DM. 2002. Permasalahan dan Agenda Pengembangan Ketahanan Pangan: Tekanan penduduk, degradasi Lingkungan dan Ketahanan Pangan. Pusat Dalam: Prosiding Studi Pembangunan dan Proyek Koordinasi Kelembagaan Ketahan Pangan.

Rosandi R. 2016. Respon Stok Beras Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN: Analisis Dampak Produksi, Tenaga Kerja, dan kesejahteraan [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sapuan. 1999. Perkembangan Manajemen Pengendalian Harga Beras di Indonesia 1969-1999. Jurnal Agro Ekonomika. 29(1): 55-63.

Septiadi D. 2016. Dampak Kebijakan Perberasan Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Indonesia [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sudaryanto T, Iqbal M, Kustiari R, Dermoredjo SK, Muslim C, Saputra YH. 2016. Tingkat Dukungan Domestik untuk Sektor Pertanian Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. 14(1): 73-82. https://doi.org/10.21082/akp.v14n1.2016.73-82

Suryana A, Agustian A, Yofa RD. 2016. Alternatif Kebijakan Penyaluran Subsidi Pupuk bagi Petani Pangan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. 14(1): 35-54.https://doi.org/10.21082/akp.v14n1.2016.35-54

[USDA] United States Department ofAgriculture. 2015. Rice Outlook [internet]. Washington DC (US): [diunduh 2016 April 27]. Tersedia pada: https://www.ers.usda.gov/webdocs/publications/rcs15b/51753_rcs-15b.pdf.

Wahid NH. 2015. Latar Belakang Kebijakan Impor Beras Indonesia dari Thailand periode 2009-2011 [Skripsi]. Jakarta (ID): UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Widiarsih D. 2012. Pengaruh Sektor Komoditi Beras Terhadap Inflasi Bahan Makanan. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan. 2(6): 244-256.

Zaeroni R, Rustariyuni SD. 2016. Pengaruh Produksi Beras, Konsumsi Beras, dan Cadangan Devisa terhadap Impor Beras di Indonesia. Jurnal EP Unud. 5(9): 993-1010.




DOI: http://dx.doi.org/10.18343/23.2.93

View JIPI Stats

 

   Creative Commons License

This journal is published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Editorial Office: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Bogor Agricultural University, Jl. Raya Darmaga, Kampus IPB Darmaga, Bogor, West Java, Indonesia 16680, Telp/Fax: +62-51-8622323, email: jipi-lppm@apps.ipb.ac.id; jipi-lppm@ipb.ac.id